DPRD Sebut Infrastruktur masih Harus Jadi Prioritas Pembangunan Kotim

DPRD Sebut Infrastruktur masih Harus Jadi Prioritas Pembangunan Kotim

CATATAN.CO.ID, Sampit – Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur dari daerah pemilihan Kecamatan Baamang dan Seranau, Dadang Siswanto, menilai bidang infrastruktur masih perlu menjadi prioritas pembangunan pada 2023.

Saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Perangkat Daerah Kotawaringin Timur di Kecamatan Baamang, Dadang mengatakan, pemerintah harus konsisten dalam meningkatkan infrastruktur di daerah ini.

“Dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah), infrastruktur menjadi salah satu prioritas. Untuk itu kami mendorong pemerintah tetap konsisten meningkatkan infrastruktur pada 2023 nanti,” kata Dadang, Selasa, 18 Januari 2022.

Saat Musrenbang RKPD di Kecamatan Baamang, Dadang hadir bersama anggota dewan lainnya yaitu Abdul Kadir, Handoyo J Wibowo dan Sanidin. Mereka merasa penting turut hadir untuk menyerap aspirasi sehingga bisa mengawal usulan-usulan tersebut saat dibahas di tingkat kabupaten nantinya.

Keterbatasan infrastruktur masih dirasakan masyarakat Kotawaringin Timur. Kondisi itu tidak hanya terjadi di pelosok, tetapi juga di dalam kota.

Ketua Fraksi PAN itu mencontohkan kondisi jalan-jalan permukiman atau gang di Kecamatan Baamang masih banyak yang rusak. Ini perlu menjadi perhatian karena kecamatan ini berada di tengah kota sehingga bisa dikatakan sebagai “wajah” kota ini.

Jika jalan dalam kota saja rusak, maka dikhawatirkan akan muncul penilaian kurang baik terhadap kinerja pemerintah. Untuk itu Dadang meminta ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Selanjutnya, jalan di kawasan pelosok juga diharapkan ditingkatkan secara bertahap. Pemerintah harus konsisten dan serius dalam meningkatkan infrastruktur.

“Kerusakan jalan-jalan di dalam gang itu sudah lama menjadi ekspektasi masyarakat agar bisa dituntaskan. Makanya kami berharap ini juga menjadi prioritas pemerintah daerah,” harap Dadang.

Dadang mengakui, anggaran daerah cukup terbatas, terlebih di tengah pandemi COVID-19 yang masih terjadi. Namun dia berharap infrastruktur tetap menjadi prioritas dalam kegiatan pembangunan daerah ini. (C2)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *