DPRD Kotim Berharap Penyelesaian Konflik Lahan Menjadi Prioritas

DPRD Kotim Berharap Penyelesaian Konflik Lahan Menjadi Prioritas

CATATAN.CO.ID, Sampit – Maraknya konflik lahan di Kabupaten Kotawaringin Timur diharapkan menjadi perhatian pemerintah daerah. Penyelesaiannya perlu menjadi prioritas agar tidak sampai menimbulkan masalah yang lebih besar.

Wakil Ketua Komisi I, Abdul Kadir mengatakan, sangat tidak baik jika konflik lahan ini berlarut-larut. Dia khawatir masalah ini menumpuk dan memicu masalah lain yang lebih serius.

“Jangan sampai ini menjadi bom waktu. Harus ada upaya lebih serius untuk menyelesaikan itu semua,” kata Abdul Kadir, Jumat, 28 Januari.

Dia mencontohkan, konflik lahan kebun kelapa sawit di areal hutan tanaman rakyat (HTR) Desa Bagendang Tengah atau Desa Ramban Kecamatan Mentaya Hilir Utara, salah satu contoh permasalahan yang belum terselesaikan padahal sudah muncul cukup lama

Masalah tersebut kini semakin mencuat, apalagi setelah ada warga yang ditahan karena memanen kelapa sawit di lahan yang dipermasalahkan tersebut. Buntutnya, warga beramai-ramai mendatangi DPRD untuk meminta difasilitasi mencari solusinya dengan mengedepankan musyawarah.

Pemerintah kabupaten diharapkan lebih serius kenangan konflik lahan di daerah ini. Pemerintah harus hadir dalam membantu mencarikan solusi terbaik yang bisa diterima semua pihak.

Abdul Kadir meminta pemerintah kabupaten menginventarisasi seluruh perizinan yang ada di daerah ini. Perlu didata secara jelas mana saja perusahaan yang sudah memiliki izin sesuai ketentuan dan mana yang belum memiliki izin.

“Kehadiran investor sangat dibutuhkan untuk membantu mendorong pertumbuhan ekonomi. Untuk itu iklim investasi ini harus dijaga semua pihak diharapkan bersinergi dengan dunia investasi. Namun tentu investasi juga harus beroperasi sesuai aturan, khususnya terkait perizinan yang diwajibkan,” pungkas Abdul Kadir. (C2)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *