COVID-19 Kembali Muncul, Halikin Minta Masyarakat Waspada

COVID-19 Kembali Muncul, Halikin Minta Masyarakat Waspada

CATATAN.CO.ID, Sampit – Ditemukannya delapan penderita COVID-19 dalam pemeriksaan swab PCR oleh RSUD dr Murjani Sampit pada pekan lalu, menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur. Bupati Halikinnor meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan.

Halikinnor mengimbau masyarakat tidak panik dengan situasi ini, namun kewaspadaan perlu ditingkatkan. Dia berharap segala aktivitas masyarakat dijalankan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19.

“Jangan abai, jangan lengah dan jangan kendur. Harus tetap melaksanakan protokol kesehatan. Saat ini banyak kegiatan yang mengumpulkan orang banyak. Kita harus waspada,” ujar Halikinnor, Rabu 2 Februari 2022.

Menurutnya, penerapan protokol kesehatan menjadi hal wajib untuk mencegah meluasnya penularan COVID-19. Terlebih, saat ini varian baru yaitu Omicron terus merebak di Indonesia.

Halikinnor berharap kecurigaan munculnya Omicron pada penderita COVID di Kotawaringin Timur tidak terbukti. Saat ini sedang dilakukan pemeriksaan mendalam, namun dia berharap tidak ditemukan adanya Omicron.

Delapan penderita COVID-19 tersebut terdiri tujuh orang warga Kotawaringin Timur dan satu orang warga Seruyan. Saat ini mereka menjalani isolasi mandiri di bawah pengawasan petugas kesehatan. Mereka umumnya warga yang sering melakukan perjalanan ke luar daerah.

“Tapi kita harus terus waspada karena kalau benar itu Omicron maka dikhawatirkan penularannya sangat cepat. Tapi tingkat vaksinasi kita tinggi maka mudah-mudahan itu bisa mencegah,” harap Halikinnor.

Halikinnor juga mengimbau masyarakat mengikuti vaksinasi agar tidak mudah tertular COVID-19. Saat ini vaksinasi booster atau lanjutan juga sudah dimulai di Kotawaringin Timur. Ini merupakan upaya untuk terus menekan risiko penularan virus mematikan tersebut.

Jika “herd immunity” terbentuk maka mata rantai penularan COVID-19 diharapkan bisa segera diputus sehingga pandemi segera berakhir. (C2)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *