Calon Guru Penggerak Kotim akan Digembleng selama 9 Bulan

Calon Guru Penggerak Kotim akan Digembleng selama 9 Bulan

CATATAN.CO.ID, Sampit– Sebanyak 30 orang calon guru penggerak dan 6 orang praktik penggerak Kotawaringin Timur mengikuti lokakarya Program Guru Penggerak (PGP) di aula Aquarius Boutique Hotel Sampit, Sabtu (20/11). Para peserta ini akan digembleng selama 9 bulan ini untuk menjadi guru penggerak yang andal.

“Selama 9 bulan ke depan kami akan dibekali kompetensi kepemimpinan pembelajaran,” ungkap Nia Pitriani, salah seorang calon guru penggerak, Minggu, 21 November 2021.

Pembelajaran yang dimaksud mencakup komunitas praktik, pembelajaran sosial dan emosional.  Ada juga pembelajaran berdiferensiasi yang sesuai perkembangan murid, dan kompetensi lain dalam pengembangan diri dan sekolah.

Sejauh ini para calon guru penggerak mengaku bersemangat dan sangat antusias mengikuti program yang akan berlangsung selama 9 bulan ke depan.

“Tentu bersemangat. Namun untuk itu kami berharap dukungan dari harus sekolah tempat bekerja, rekan sejawat, dan siswa. Karena guru penggerak ini implementasinya siswa,” ungkap Nia Pitriani, salah seorang calon guru penggerak.

Program guru penggerak  ini bertujuan untuk memberikan bekal kemampuan kepemimpinan pembelajaran dan pedagogi kepada guru yang mampu mendorong tumbuh kembang murid secara holistic.

“Guru penggerak juga harus mampu menggerakkan komunitas belajar. Baik di dalam maupun di luar satuan pendidikan serta berpotensi menjadi pemimpin pendidikan yang mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada peserta didik,” kata Pembimbing dari Pusat Pengembangan Pemberdayaan Pendidikan dan Tenaga Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam, Airosilah.

Program guru penggerak didesain untuk mendukung hasil belajar yang implementatif berbasis lapangan dengan menggunakan pendekatan andragogi dan blended .

“Proporsi kegiatan terdiri atas 70 persen belajar di tempat bekerja atau di sekolah, 20 persen belajar bersama rekan sejawat, dan 10 persen belajar bersama narasumber, fasilitator, dan pengajar praktik,” kata Nia yang juga guru di SD Negeri 7 Ketapang, Sampit, Kotawaringin Timur ini.

Seorang guru penggerak harus meningkatkan kualitas. Demikian dengan cara guru yang berorientasi peningkatan pada proses dan hasil belajar oleh peserta didik.

Saat ini dunia pendidikan dinamis mengikuti perkembangan zaman. Sebab itu guru sebagai elemen penting dalam pendidikan dituntut memiliki kepekaan, kemauan dan kemampuan untuk beradaptasi menghadapi perubahan-perubahan tersebut. (C1)

administrator

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *